Kamis, 26 Maret 2009

Cerita Lucu

Ada cerita lucu dari Swiss,
namun ada syaratnya : baca dulu ceritanya,baru dibuka gambarnya.

Murid-murid kelas 1 SD disebuah desa di Swiss, mengadakan rapat dibawah bimbingan gurunya, dengan tema rapat membahas apa yang akan mereka hadiahkan untuk ibunya masing-masing pada hari Ibu yang yang jatuhnya dalam beberapa minggu lagi.
Berhubung uang saku mereka terbatas,akhirnya rapat memutuskan, bahwa mereka akan menghadiahkan tanaman bunga dalam pot yang akan mereka tanam sendiri.
Dari ahli tanaman ditoko tanaman didesa, mereka mendapatkan informasi bahwa tanaman termurah yang ada ditokonya adalah tanaman kaktus.
Keterangan tambahan, bahwa kaktus juga mudah sekali cara menanamnya, dan cara memeliharanya juga sederhana sekali, cukup disiram sekali dalam seminggu. Untuk potnya ada tawaran khusus, yaitu pot berbentuk badut (clown) sirkus. Maka para murid SD kelas satu itupun, dibawah bimbingan gurunya, memborong sejumlah bibit kaktus yang masih muda dan kecil sekali, beserta potnya yang sangat lucu. Kemudian, dibawah bimbingan Ibu gurunya, mereka menanam sendiri kaktus mungil itu dengan tangan mungil anak-anak yang lucu, satu anak satu pot dan satu kaktus.
Dengan pemeliharaan yang cermat dan penuh perhatian serta kasih sayang,kaktuspun tumbuh dengan suburnya.Tetapi kemudian apa yang terjadi......?
Satu hari menjelang hari ibu, dimana setiap anak akan membawa kaktus yang subur dan indah itu kerumah masing masing untuk diserahkan kepada ibu mereka tercinta, semua tanaman kaktus telah dicabuti oleh Kepala Sekolah mereka, dan diganti dengan tanaman rambat.
Dengan sangat sedih,merekapun akhirnya terpaksa hanya dapat menghadiahi ibu tercinta masing-masing tanaman hias rambat, dalam pot badut, yang ditanam oleh Kepala sekolah, bukan hasil jerih payah mereka sendiri, dan merekapun tidak mengerti, apa kesalahan mereka, sehingga tanaman kaktus hasil tangan-tangan mungil mereka dicabuti begitu saja oleh Kepala Sekolah, dan tanpa diberi alasan.
Namun untungnya, Ibu guru mereka masih menyimpan foto tanaman kaktus tersebut, yang diambil sehari sebelum kaktus dicabuti oleh Kepala Sekolah.
Untuk mengobati kekecewaan mereka, setiap anak boleh melihat foto itu sepuas-puasnya.
Mau tau fotonya ?


Tidak ada komentar: