Minggu, 15 Maret 2009

Resep Kaya Ala Orang Cina

Mau tahu kenapa banyak orang Tionghoa yang menjadi orang kaya?



1. Orang Tionghoa memiliki pegangan bahwa orang sukses adalah orangyang memanfaatkan setiap menit yang ada

2. Orang Tionghoa memandang bahwa banyak berinvestasi adalahperjalanan dasar untuk menggapai kekayaan, sedangkan bunga tabungantakkan sanggup membawa ke kepada kekayaan.

3. Sebagian besar orang kaya adalah pengusaha, dan sebagian orangTinghoa berani menjadi pengusaha, dan semua itu karena orang Tionghoa menganggap bahwa dengan menjadi pengusaha maka akan memberikan nilai lebih untuk sukses dibandingkan menjadi karyawan.

4. Anak-anak Tionghoa menjadi kaya karena mewarisi bisnis orang tuayang telah berjalan bertahun-tahun dan tak perlu merintis dari nol.

5. Pengusaha Tionghoa 'tak pernah puas' untuk mengejar target lebih tinggi.

6. Orang Tionghoa memiliki mental yang positif, menghargai waktu,menganggap bahwa bekerja adalah kepuasan dan tidak berbisnis adalah hal yang beresiko.

7. Orang Tionghoa selalu menjaga citra, karena citra yang rusak akan sulit dibangun kembali, sedangkan uang yang hilang bisa dicari kembali.

8. Orang Tionghoa bisa kaya bukan karena banyak uang, namun lebih kepada memiliki banyak aset.

9. Dalam konteks orang Tionghoa, bekerja keras tidak selalu identik dengan bekerja fisik ekstra lama atau berlebihan. Yang bisa bekerja adalah manusia dan uang. JIka hasilnya sama, mengapa bukan uang yangharus bekerja keras. Tampak jelas bahwa filosofi dan trik orangTionghoa untuk mencapai kekayaan sangatlah sederhana.

Dikutip dari buku "Resep Kaya Ala Orang Cina"

Penulis : Eka Dharma Pranoto

Penerbit : Andi Offset (Andipublisher. com)

LEGENDA ROKOK

Pada zaman dahulu kala disebuah kerajaan nikotin yang bernama Cigarilos,hiduplah seorang raja bernama Minak Djinggo dengan panglima perangnya yang gagah perkasa : Commodore.Raja yang memimpin dengan adil dan bijaksana ini mempunyai seorang putri cantik jelita yang menjadi Mascot kerajaan, namanya Sri Wedari.Suatu ketika putri sedang bermain di Long Beach, tiba-tiba datanglah segerombolan koboi Malboro di bawah pimpinan Mr. Brown. Koboi-koboi itu lalu menculik sang putri.Beberapa waktu kemudian sang raja menerima surat ancaman dari sang koboi yang isinya : ' Wahai raja, kalau putrimu ingin selamat, Anda harus menebus dengan uang sebesar US$ 555 juta. Kami tunggu Anda disebuah Gudang Garam di kota Kansas. Jika anda tidak mau memenuhi permintaanku, maka kami akan menusuk putrimu dengan Djarum Super sampai Bentoel !!! '.Raja pun menjadi geram, sehingga diadakanlah sayembara untuk mencaripendekar yang dapat menyelematkan sang putri. Singkat cerita terpilihlah pendekar Sampoerna dengan senjatanya Gentong, Pusaka dan Pompa !!!.Sang pendekar yang Cool rupanya pernah berguru dengan seorang suhu dari negeri Tiongkok , bernama Dji Sam Soe dan dia menpunyai prinsip :"Kalo bisa nomor 1 buat apa 2,3,4"Sang pendekar pun pergi menyeberangi lautan dengan kapal U.S.S Kennedy dengan nahkodanya Marcopolo serta Ardath, seorang jurumudi kawakan keturunan Java-American menuju medan laga untuk menyelamatkan sang putri. Sebelum berangkat sang pendekar mohon pamit dan mohon doa restu."Wismilak, Suhu" kata sang pendekar. Dijawab oleh suhu : "Get Lucky, muridku". Sang raja pun berucap untuk sang pendekar "Lasta Masta ....yeah !!!!". Dengan mengendarai Mustang serta semangat kepahlawanan yang besar, pendekar dari bukit Dunhill itu akhirnya berhasil menyelamatkan sang putri. Dia pukul dengan senjata saktinya si koboi Marlboro Menthol Jauuuuh sekali. Raja sangat gembira dan kemudian diadakanlah pesta semalam suntuk di restaurant LA Light. Pada saat makan malam berlangsung Sang Rajamenghampiri sang pendekar yang sedang murung. Raja berkata, "Wahai pendekar, Ini bukan basa basi lho, pesta ini diadakan khusus untuk merayakan kemenangan anda, mengapa malah murung???. Bukankah pendekar pernah bilang, "Asyiknya rame-rame !!??". Pendekar pun menjawab, "Pria punya selera". "Lalu apa maumu ? " tanya sang raja. Dijawab oleh sang pangeran, "Minta Krisdayanti doong!!!".

Sumber: NN

Sabtu, 07 Februari 2009

“ORANG BATAK dan HARGA BBM NAIK”.

Tambah banyak SIHOTANG
Karena PANDAPOTAN terus MANURUNG!
SAGALA Mahal
TAMBUNAN kehidupan berat
SIAMANJORANG miskin dan kaya makin BARASA
Tipis HARAHAP

Rakyat miskin sudah PANGARIBUAN
Anak-anak nangis MARPAUNG-PAUNG
Otak sudah SITOMPUL
Tapi masih diminta sabar SITORUS!

Keadaan makin GINTING
Kepala pusing ber BUTAR-BUTAR
Rambut nyaris POLTAK
Sementara ada orang yang SIBARANI TAMBUNAN Minyak

Apa karena ke SILABAN Pemimpin Kita?
Sehingga berani SIMORANGKIR janjinya?

Tapi jangan SEMBIRING Menuduh?
Mungkin karena kurang HUTAGAOL?
Atau karena tekanan si HUTABARAT?

Oleh karena itu
Kita jangan saling SILALAHI satu satu sama lain
Saling ber NAINGGOLAN sesama anak bangsa
Atau saling ber OLOAN-OLOAN antar Kita!
Atau ber SITANGGANG dengan sesama

Saudara!
Kita harus SIADARI
Bangsa ini ada di pinggir TOBING
POHAN-POHAN banyak ditebangin
Membuat hutan-hutan Kita GIRSANG
BATUBARA Kita diambilin…
PULUNGAN Trilyun ilang dilaut.

Kita butuh pemimpin yang Punya fikiran SIREGAR !
Kita harus PARAPAT Barisan !
Kita harus SIAGIAN!

Karena itu
Kita harus PANJAITAN Doa
Minta PARLINDUNGAN Tuhan
Agar selamat dan hidup ARITONANG

Jangan Kita SIAHAAN-SIAHAAN kesempatan
Kita harus ber SITINJAK dari sekarang!!!

Jangan hiraukan kata-kata SITUMORANG-SITUMORA NG!
Kita harus jadi bangsa yang TOGAR
Kita harus jadi bangsa yang SIBARANI !
SIMANGUNSONG masa depan

KABAN??? BUTEET DAH !!

Jadi KeSITOMPULANnya

HORAS BAH (Tidak Ada BeRAS makan gaBAH!)
Susah Bensin Yaa Jalan Kaki (SBYJK)…!
Sumber: BlogBerita.Net

Pendekar Wanita dari Tanah Batak

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang pendekar wanita, Butet. Sebelum lulus dari Pandapotan silat, ia harus menempuh ujian. Agar bisa berkonsentrasi, dia memutuskan untuk menyepi ke gunung dan berlatih. Saat di perjalanan, Butet merasa lapar sehingga memutuskan untuk mampir di Pasaribu setempat.

Beberapa pemuda tanggung yang lagi nonton sabung ayam sambil Toruan, langsung Hutasoit-soit melihat Butet yang seksi dan gayanya yang Hotma itu. Tapi Butet tidak peduli, dia jalan Sitorus memasuki rumah makan tanpa menanggapi, meskipun sebagai perempuan yang ramah tapi ia tak gampang Hutagaol dengan sembarang orang.

Naibaho ikan gurame yang dibakar dengan Batubara membuatnya semakin berselera. Apalagi diberi sambal terasi dan Nababan yang hijau segar. Setelah mengisi perut, Butet melanjutkan perjalanan.

Ternyata jalan kesana berbukit-bukit. Kadang Nainggolan, kadang Manurung. Di tepi jalan dilihatnya banyak Pohan. Kebanyakan Pohan Tanjung. Beberapa di antaranya ada yang Simatupang diterjang badai semalam.

Begitu sampai di atas gunung, Butet berujar, “Wow, Siregar sekali hawanya.” Berbeda dengan kampungnya yang Panggabean. Hembusan Perangin-angin pun sepoi-sepoi menyejukkan, sambil diiringi Riama musik dari mulutnya. Sejauh Simarmata memandang, warna hijau semuanya. Tidak ada tanah yang Girsang, semuanya Singarimbun. Tampak di seberang, lautan dan ikan Lumban-lumban.

Terbawa suasana, mulanya Butet ingin berenang. Tetapi yang ditemukannya hanyalah bekas kolam ikan yang akan di-Hutauruk dengan Tambunan tanah. Akhirnya, dia memutuskan untuk berjalan-jalan di pinggir hutan saja, yang suasananya asri, meskipun nggak ada Tiur melambai kayak di pantai.

Sedang asyik-asyiknya menikmati keindahan alam, tiba-tiba dia dikejutkan oleh seekor ular yang sangat besar. “Sinaga!” teriaknya ketakutan sambil lari Sitanggang-langgang. Celakanya, dia malah terpeleset dari Tobing sehingga bibirnya Sihombing. Karuan Butet menangis Marpaung-paung lantaran kesakitan. Tetapi dia lantas ingat, bahwa sebagai pendekar pantang untuk menangis. Dia harus Togar.

Maka, dengan menguat-nguatkan diri, dia pergi ke tabib setempat untuk melakukan pengobatan. Tabib tergopoh-gopoh Simangunsong di pintu untuk menolongnya. Tabib bilang, bibirnya harus di-Panjaitan. “Hm, biayanya Pangaribuan,” kata sang tabib setelah memeriksa sejenak.

“Itu terlalu mahal. Bagaimana kalau Napitupulu saja?” tawar si Butet.

“Napitupulu terlalu murah. Pandapotan saya kan kecil”.

“Jangan begitulah. Masa’ tidak Siahaan melihat bibir saya begini?” Apa saya mesti Sihotang, bayar belakangan? Nggak mau kan?”

“Baiklah, tapi pakai jarum yang Sitompul saja,” sahut sang mantri agak kesal.

“Cepatlah! Aku sudah hampir Munthe. Saragih sedikit tidak apa-apalah.”

Malamnya, ketika sedang asyik-asyiknya berlatih sambil makan kue Lubis kegemarannya, sayup-sayup dia mendengar lolongan Rajagukguk. Dia Bonar-Bonar ketakutan. Apalagi ketika mendengar suara di semak-semak dan tiba-tiba berbunyi “Poltak!” keras sekali.

“Ada Situmorang?” tanya Butet sambil memegang tongkat seperti stik Gultom erat-erat untuk menghadapi Sagala kemungkinan. Terdengar suara pelan, “Situmeangggg”.

“Sialan, cuma kucing,” desahnya lega. Padahal dia sudah sempat berpikir yang Silaen-laen.

Selesai berlatih, Butet pun istirahat. Terkenang dia akan kisah orang tentang Hutabarat di bawah Tobing pada jaman dulu dimana ada Simamora, gajah Purba yang berbulu lebat.

Keesokan harinya, Butet kembali ke Pandapotan. Di depan ruang ujian dia membaca tulisan: “Harahap tenang! Ada ujian.”

“Wah telat, emang udah jam Silaban sih”. Maka Siboro-boro dia masuk ke ruangan sambil menyanyi-nyanyi. Di-Tigorlah dia sama gurunya, ”Butet, kau jangan Siringo-ringo ribut! Bikin kacau konsentrasi temanmu.”

Butet dengan tanpa Malau-Malau langsung Sijabat tangan gurunnya, “Nggak Pakpahan guru? Sekali-sekali.”

Akhirnya, luluslah Butet dan menjadi orang yang disegani karena mengikuti wejangan guru Pandapotan-nya untuk selalu “Simanjuntak gentar, Sinambela yang benar!”

Sumber: emonkumis.multiply.com

Sabtu, 10 Januari 2009

KOPI

Kopi adalah sejenis minuman, biasanya dihidangkan panas, dan dipersiapkan dari biji dari tanaman kopi yang dipanggang. Saat ini kopi merupakan komoditas nomor dua yang paling banyak diperdagangkan setelah minyak bumi. Total 6,7 juta ton kopi diproduksi dalam kurun waktu 1998-2000 saja. Diperkirakan pada tahun 2010, produksi kopi dunia akan mencapai 7 juta ton per tahun ( dari FAO ). Kopi merupakan sumber utama kafein.

Sejarah
Sejarah kopi dapat ditelusuri jejaknya dari sekitar abad ke-9, di dataran tinggi Ethiopia. Dari sana lalu menyebar ke Mesir dan Yaman, dan kemudian pada abad limabelas menjangkau lebih luas ke Persia, Mesir, Turki dan Afrika utara.

Pada awalnya kopi kurang begitu diterima oleh sebagian orang. Pada tahun 1511, karena efek rangsangan yang ditimbulkan, dilarang penggunaannya oleh para imam konservatif dan othodoks di majelis keagamaan di Makkah. Akan tetapi karena popularitas minuman ini, maka larangan tersebut pada tahun 1524 dihilangkan atas perintah Sultan Selim I dari Kesultanan Utsmaniyah Turki. Di Kairo, Mesir, larangan yang serupa juga disahkan pada tahun 1532, di mana kedai kopi dan gudang kopi ditutup.

Dari dunia Muslim, kopi menyebar ke Eropa, di mana minuman ini menjadi populer selama abad ke-17. Orang Belanda adalah yang pertama kali mengimpor kopi dalam skala besar ke Eropa, dan pada suatu waktu menyelundupkan bijinya pada tahun 1690, karena tanaman atau biji mentahnya tidak diijinkan keluar kawasan Arab. Ini kemudian berlanjut pada penanaman kopi di Jawa oleh orang Belanda.

Ketika kopi mencapai kawasan koloni Amerika, pada awalnya tidak sesukses di Eropa, karena dianggap kurang bisa menggantikan alkohol. Akan tetapi, selama Perang Revolusi, permintaan terhadap kopi meningkat cukup tinggi, sampai para penyalur harus membuka persediaan cadangan dan menaikkan harganya secara dramatis; sebagian hal ini karena didasari oleh menurunnya pesediaan teh oleh para pedagang Inggris. Minat orang Amerika terhadap kopi bertumbuh pada awal abad ke-19, menyusul terjadinya perang pada tahun 1812, di mana akses impor teh terputus sementara, dan juga karena meningkatnya teknologi pembuatan minuman, maka posisi kopi sebagai komoditas sehari-hari di Amerika menguat.

Jenis Biji Kopi
Ada dua spesies dari tanaman kopi; Arabika adalah kopi tradisional, dan dianggap paling enak rasanya, Robusta memiliki kafein yang lebih tinggi dapat dikembangakan dalam lingkungan di mana Arabika tidak akan tumbuh, dan membuatnya menjadi pengganti Arabika yang murah. Robusta biasanya tidak dinikmati sendiri, dikarenakan rasanya yang pahit dan asam. Robusta kwalitas tinggi biasanya digunakan dalam beberapa campuran espresso.

Kopi Arabika biasanya dinamakan oleh dermaga di mana mereka diekspor, dua yang tertua adalah Mocha dan Jawa. Perdagangan kopi modern lebih spesifik tentang dari mana asal mereka, melabelkan kopi atas dasar negara, wilayah, dan kadangkala ladang pembuatnya.

Satu jenis kopi yang tidak biasa dan sangat mahal harganya adalah sejenis robusta di Indonesia yang dinamakan kopi luwak. Kopi ini dikumpulkan dari kotoran luwak, yang proses pencernaanya memberikan rasa yang unik.

Mencegah Copy atau Cut File Dari Komputer ke Flashdisk

Sebuah tips untuk mencegah pengambilan data dari komputer anda ke flashdisk dalam arti seseorang tidak akan bisa mengambil data dari komputer anda untuk dimasukkan ke flashdisk orang tersebut, tetapi anda tetap bisa mengambil data dari flashdisk untuk dimasukkan ke komputer anda.
Berikut langkah-langkahnya :
  1. Masuk ke Regedit ( Tekan Tombol Windows+R lalu ketik regedit)
  2. Masuk ke HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
  3. Klik kanan pada folder Control pilih New–>Key
  4. Beri nama folder baru itu dengan “StorageDevicePolicies”
  5. Lalu klik kanan di folder dengan nama “StorageDevicePolicies”, lalu pilih New–>Dword
  6. Beri nama “WriteProtect”
  7. Klik 2x Dword dengan nama “WriteProtect” tersebut, lalu ganti Value Data menjadi 1
  8. Restart Komputer anda

Untuk mengembalikan seperti semula anda tinggal mengganti Value Data dari key “WriteProtect” menjadi 0.

ROKOK

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain.

Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung(walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan kecanduan, disamping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan,